Kalkulator Subnet IPv4 dan IPv6

Hitung alamat jaringan, broadcast, wildcard mask, host pertama/terakhir, dan jumlah host untuk subnet IPv4 atau IPv6. Menerima CIDR atau netmask, berjalan di browser.

Contoh: 192.168.1.10/24, 10.0.0.5 255.255.240.0, 2001:db8::1/48

Alamat192.168.1.130
Notasi CIDR192.168.1.0/24
Alamat jaringan192.168.1.0
Masker subnet255.255.255.0 (/24)
Masker wildcard0.0.0.255
Alamat broadcast192.168.1.255
Host pertama yang dapat dipakai192.168.1.1
Host terakhir yang dapat dipakai192.168.1.254
Total alamat256
Host yang dapat dipakai254
Jenis alamatPrivat (RFC 1918)
Kelas (classful, historis)C
Subnet mask dalam biner11111111.11111111.11111111.00000000
Alamat heksadesimal0xC0A80182

Apa itu Kalkulator Subnet?

Kalkulator subnet ini menerima alamat IP beserta panjang prefiks atau netmask, lalu menampilkan semua informasi tentang subnet tempat alamat itu berada: alamat jaringan dan broadcast, subnet mask, wildcard mask, rentang host yang dapat dipakai, serta jumlah alamat. Alat ini mendukung IPv4 maupun IPv6 dan juga memberi tahu apakah alamat tersebut publik, privat (RFC 1918), loopback, link-local, CGNAT, atau dicadangkan.

Cara menggunakan Kalkulator Subnet

  1. Ketik alamat beserta prefiksnya, misalnya 192.168.1.130/24, atau dengan netmask bertitik, misalnya 10.1.2.3 255.255.240.0.
  2. Untuk IPv6, masukkan alamat seperti 2001:db8::1/64; alamat tanpa prefiks dianggap sebagai satu host (/32 atau /128).
  3. Baca tabel hasil: alamat jaringan, subnet mask, wildcard, broadcast, host pertama dan terakhir yang dapat dipakai, total alamat, dan jumlah host yang dapat dipakai.
  4. Gunakan tombol Salin untuk menyalin ringkasan singkat ke dokumentasi atau tiket.

Contoh

Masukan
192.168.1.130/24
Keluaran
Network 192.168.1.0, mask 255.255.255.0, wildcard 0.0.0.255, broadcast 192.168.1.255, hosts 192.168.1.1 – 192.168.1.254, 254 usable of 256 addresses, Private (RFC 1918), class C

Dengan 10.1.2.3 255.255.240.0, alat ini menampilkan 10.1.0.0/20 dengan 4.094 host yang dapat dipakai.

Kapan menggunakan Kalkulator Subnet

Gunakan saat merencanakan rentang alamat, menulis aturan firewall atau security group, mengonfigurasi cakupan DHCP, atau memeriksa apakah dua host berada di subnet yang sama. Alat ini tidak memindai atau melakukan ping – murni perhitungan aritmetika – dan tidak mengetahui konfigurasi jaringan Anda yang sebenarnya, jadi mask berbeda yang dipasang di perangkat akan menghasilkan perilaku berbeda di dunia nyata.

Cara kerja Kalkulator Subnet

Alamat diubah menjadi bilangan bulat 32-bit (IPv4) atau 128-bit (IPv6). Panjang prefiks menghasilkan mask dengan sejumlah bit 1 di depan; network = address AND mask dan alamat terakhir adalah network OR NOT mask. Total alamat adalah 2^(bit − prefiks). Pada IPv4, alamat jaringan dan broadcast tidak dihitung sebagai host yang dapat dipakai, kecuali untuk tautan point-to-point /31 (RFC 3021, 2 host) dan host tunggal /32. IPv6 tidak memiliki broadcast; alamat host yang seluruhnya nol adalah alamat anycast Subnet-Router, sehingga tidak dihitung sebagai host yang dapat dipakai. Netmask bertitik hanya diterima jika bit 1-nya berurutan. Jenis alamat diambil dari tabel rentang khusus ipaddr.js.

Kasus Penggunaan Umum

  • Mencari alamat broadcast dan rentang host untuk VLAN /26 sebelum mengonfigurasi router.
  • Mengubah netmask seperti 255.255.248.0 menjadi CIDR (/21) untuk konfigurasi cloud atau Kubernetes.
  • Mendapatkan wildcard mask yang dibutuhkan untuk ACL Cisco atau pernyataan network OSPF.
  • Memeriksa berapa banyak alamat yang disediakan delegasi IPv6 /64 atau /56.
  • Memastikan apakah sebuah alamat privat, CGNAT (100.64.0.0/10), atau publik sebelum membuka layanan.

Pertanyaan Umum

Mengapa /31 menampilkan 2 host yang dapat dipakai, bukan 0?

RFC 3021 mengizinkan jaringan /31 pada tautan point-to-point, di mana kedua alamat dipakai oleh kedua ujung dan tidak diperlukan alamat broadcast. Kalkulator mengikuti aturan tersebut; /32 adalah satu host.

Apa itu wildcard mask?

Wildcard mask adalah kebalikan bitwise dari subnet mask (untuk /24: 0.0.0.255). ACL Cisco dan OSPF memakainya untuk menyatakan bit mana yang boleh berubah.

Mengapa alamat IPv6 pertama tidak dihitung sebagai host yang dapat dipakai?

Di IPv6, alamat dengan interface ID seluruhnya nol dicadangkan sebagai alamat anycast Subnet-Router (RFC 4291). IPv6 tidak memiliki broadcast, jadi hanya satu alamat itu yang dikecualikan.

Apakah kelas IP masih relevan?

Tidak. Pengalamatan berbasis kelas (classful) digantikan oleh CIDR pada 1993. Kelas hanya ditampilkan sebagai referensi karena masih muncul di ujian dan dokumentasi lama.

Langkah berikutnya yang disarankan

Jelajahi kategori lainnya